Update Real Count KPU dan Quick Count Terbaru Hanya dipantau.com

Update Real Count KPU dan Quick Count Terbaru hanya dipantau.com

Pemilihan umum 2019 baru saja berlangsung pada tanggal 17 April 2019. Ratusan juta masyarakat Indonesia menentukan pilihannya dari bilik suara yang ada di TPS (Tempat Pemilihan Umum). Berbeda dengan pemilu yang sebelumnya telah dilaksanakan, pada pemilu kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengadakan pemilu secara serentak dimana pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota dan Pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan secara bersamaan diseluruh Indonesia.

Ada sekitar 190 juta jiwa pemilih tetap pada pemilu tahun 2019, dari 190 juta jiwa tersebut ada sekitar 80,90 persen yang ikut berpartisipasi menentukan pilihan politiknya. Artinya ada sekitar 150 juta jiwa yang hadir ke TPS untuk mencoblos Calon Presiden dan Wakil Presiden, DPRD Kota, DPRD Provinsi, DPD dan DPR.

Jumlah partisipasi pemilih yang mencapai 80,90% ternyata melebihi target yang ditetapkan oleh KPU dimana awalnya Komisi Pemilihan Umum menargetkan ada sekitar 78% pemilih tetap yang ikut berpartisipasi dalam pemilu 2019.

Uniknya, meskipun merupakan salah satu pemilihan umum terbesar di dunia, pemilu di Indonesia hanya berlangsung selama satu hari saja, berbeda dengan negara lain seperti India dan Amerika Serikat yang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk melaksanakan pemilihan umum.

Sama seperti pemilihan umum sebelumnya, ada banyak lembaga survei yang turut andil dalam bagian pesta demokrasi ini dengan menjadi penyelenggara Quick Count. Tercatat ada 40 lembaga survei yang terdaftar sebagai lembagai survei resmi Quick Count di KPU.

Masing-masing lembaga menampilkan hasil Quick Count beberapa jam setelah waktu pemilihan umum ditutup, dan hasilnya pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf mengungguli pasangan urut no 02 Prabowo-Sandi. Namun sayangnya ada banyak pihak yang tidak setuju dengan hasil quick count tersebut karena dianggap telah dimanipulasi, kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden pun mendeklarasikan kemenangan padahal perhitungan realcount masih berjalan di KPU. Tentu saja hal tersebut membuat masyarakat menjadi bingung.

Agar tidak terjadi kebingungan ditengah masyarakat , kami RackH Lintas Asia membuat website informasi update real count dan quick count lembaga resmi KPU bernama dipantau.com.

Gambar: dipantau.com

dipantau.com berisi dengan hasil realcount KPU dan 3 lembaga realcount serta 12 lembaga quickcount resmi. 3 lembaga realcount tersebut adalah Kawal Pemilu, Roemah Djoeang dan Ayo Jaga TPS. Sementara itu 12 lembaga quickcount adalah sebagai berikut:

  • LSI Denny JA
  • Litbang Kompas
  • Charta Politika
  • Saeful Mujani Research and Consulting
  • Voxpol Center
  • Indo Barometer
  • Indikator Politik
  • Populi Center
  • Poltracking
  • Kedai Kopi
  • Lembaga Survei Indonesia
  • Median

Dengan adanya dipantau.com ini, diharapkan seluruh masyarakat bisa sama-sama memantau hasil realcount KPU, dan quickcount lembaga resmi secara real time, cepat dan lebih mudah. Dengan begitu berita hoax dan informasi palsu yang beredar di dunia internet tidak akan mempengaruhi apapun dan tidak menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat.

Gambar: rackh.com