Core Network: Pengertian, Fungsi, dan Cara

Core Network: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Core network atau jaringan inti dikenal sebagai backbone network yang berada di jantung sistem komunikasi dan mengatur lalu lintas data antar node utama. Perannya mencakup konektivitas lintas wilayah, pengendalian alur trafik, hingga penghubung ke internet dan layanan cloud. Lalu seperti apa cara kerjanya? Simak artikel ini!

Key Takeaways:

  • Core network menjadi pusat pengaturan autentikasi, routing, dan pencatatan penggunaan jaringan agar layanan berjalan terkontrol dan terukur.
  • Infrastruktur telekomunikasi ini mengelola alur data, suara, dan pesan lintas wilayah hingga ke internet dan jaringan eksternal secara terpusat.
  • Jaringan inti ini menerapkan kebijakan layanan dan penagihan berdasarkan aktivitas aktual setiap perangkat atau pelanggan.

Apa Itu Core Network?

Core network atau jaringan inti merupakan pusat pengelolaan lalu lintas pada sistem telekomunikasi. Bagian ini menghubungkan jaringan akses seperti radio seluler dengan jaringan lain, termasuk internet, PSTN, serta jaringan operator berbeda.

Menurut Emnify, di dalamnya, penyedia layanan menyimpan data penting pelanggan, seperti IMSI, informasi lokasi melalui basis data pelanggan, serta kunci autentikasi. Data tersebut memungkinkan operator mengatur izin akses layanan, memantau pemakaian, dan mencatat aktivitas jaringan secara detail.

Dalam praktiknya, infrastruktur telekomunikasi ini bisa kita sebut sebagai backbone karena posisinya berada di tengah alur komunikasi dan menjadi jalur utama pertukaran data antar sub-jaringan, baik pada skala lokal maupun lintas wilayah.

Baca Juga: Mesh Network: Pengertian, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Fungsi Core Network

Berikut adalah beberapa fungsi yang dimiliki oleh jaringan ini, antara lain:

1. Autentikasi dan Otorisasi Pengguna 

Jaringan inti memeriksa identitas perangkat dan pengguna sebelum jaringan memberi akses. Proses ini mencakup validasi IMSI, kunci keamanan, serta status layanan yang aktif pada pelanggan.

2. Manajemen Lalu Lintas

Core network mengarahkan data, SMS, dan suara ke tujuan yang tepat, baik ke perangkat lain, internet publik, PSTN, maupun jaringan operator lain. Mekanisme routing ini berjalan dengan protokol dan infrastruktur berkecepatan tinggi.

3. Pencatatan penggunaan dan penagihan

Jaringan inti mencatat konsumsi data, jenis layanan yang dipakai, serta biaya roaming jika pelanggan terhubung ke jaringan mitra. Catatan ini menjadi dasar perhitungan tagihan sesuai kontrak masing-masing perangkat atau pelanggan.

4. Penerapan kebijakan layanan

Core network mengatur pembatasan trafik, pembagian kecepatan, serta ketersediaan layanan jaringan seperti 2G, 3G, atau 4G. Aturan ini mencegah penggunaan di luar paket yang pelanggan miliki dan menjaga kontrol biaya, termasuk pada perangkat IoT dengan batas data tertentu.

Baca Juga: Apa Itu IoT (Internet of Things): Definisi, Cara Kerja, dan Contoh

Bagaimana Cara Core Network Bekerja?

Infrastruktur komunikasi ini bekerja dengan menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak jaringan. Router dan switch berkapasitas besar membawa lalu lintas data melalui media seperti serat optik. Di sisi perangkat lunak, sistem inti mengoordinasikan aktivasi layanan, pengawasan kualitas, dan pengamanan jaringan. 

Saat sebuah perangkat terhubung, jaringan inti memverifikasi identitasnya, menentukan kebijakan layanan yang berlaku, lalu mengarahkan trafik ke jalur yang sesuai. Dalam skenario roaming, sistem tetap mencatat pemakaian agar penagihan berjalan akurat. 

Seluruh proses ini berlangsung di balik layar, namun menentukan keandalan konektivitas seluler untuk pengguna individu hingga jutaan perangkat IoT.

Baca Juga: Perbedaan Wired dan Wireless Network, Ketahui Cara Kerjanya!

Sudah Tahu Mengenai Core Network?

Infrastruktur komunikasi ini membuktikan bahwa penentuan kualitas jaringan bukan hanya dari akses semata, melainkan oleh sistem inti yang mengatur autentikasi, routing, kebijakan layanan, dan stabilitas trafik.

Ketika jaringan inti punya konsep dengan tepat, pengguna merasakan koneksi yang konsisten, aman, dan siap menangani berbagai aktivitas digital tanpa gangguan berarti. Prinsip ini juga tercermin pada layanan Internet Rumah yang mengutamakan kestabilan dan pembagian bandwidth penuh tanpa campuran TV berlangganan. 

Dengan koneksi unlimited tanpa FUP, layanan ini relevan untuk game online, livestreaming, belajar daring, hingga bekerja dari rumah. Pilihan paketnya pun mulai 50 Mbps hingga 300 Mbps dilengkapi kunjungan teknis gratis dan dukungan pelanggan 24/7. Jika Anda ingin jaringan rumah terpercaya, silakan hubungi WhatsApp kami untuk mulai berlangganan.