Perbedaan Hub dan Switch yang Wajib

Perbedaan Hub dan Switch yang Wajib Anda Ketahui

Dalam jaringan komputer, Ethernet switch dan hub sama-sama berfungsi menghubungkan banyak perangkat, namun cara kerjanya tidaklah sama. Dengan mengetahui perbedaannya, Anda dapat menentukan perangkat yang paling sesuai. Artikel ini mengulas poin-poin penting perbedaan hub dan switch sebagai panduan memilih perangkat jaringan yang tepat.

Key Takeaways 

  • Hub menyebarkan data ke semua perangkat tanpa seleksi. Sedangkan switch mengarahkan data langsung ke tujuan berdasarkan alamat MAC.
  • Switch bekerja pada layer Data Link dan membagi collision domain per port, sehingga lalu lintas jaringan lebih terkontrol dibanding.
  • Hub cocok untuk jaringan sangat sederhana. Sementara switch relevan untuk jaringan modern dengan banyak perangkat aktif.

5 Perbedaan Hub dan Switch

Berikut merupakan poin-poin perbandingan antara hub dan switch yang perlu Anda ketahui.

1. Cara Kerja Perangkat Jaringan

Perbedaan cara kerja hub dan switch terlihat paling jelas. Hub berfungsi menerima sinyal listrik dari kabel jaringan lalu menyalurkannya ke seluruh port yang terhubung. Proses ini berjalan tanpa seleksi tujuan data, sehingga setiap perangkat menerima sinyal yang sama meskipun tidak membutuhkannya.

Sementara itu, switch bekerja dengan alur yang lebih terarah. Perangkat ini membaca alamat MAC pada setiap data frame sebelum meneruskannya. Setelah mengenali alamat tujuan, switch mengirim data hanya ke port yang sesuai.

Menurut DISKOMINFO Lhokseumawe, switch melakukan pemrosesan informasi pada layer Data Link berbasis MAC address, sementara hub hanya meneruskan sinyal tanpa pengolahan lebih lanjut.

Baca Juga: Apa itu Switch? Ini Definisi, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya!

2. Collision Domain pada Jaringan

Perbedaan hub dan switch terlihat  pada pengelolaan collision domain. Hub menempatkan seluruh port dalam satu collision domain. Ketika beberapa perangkat mengirim data secara bersamaan, potensi tabrakan data meningkat. Sebaliknya, Switch membagi collision domain ke setiap port. Setiap perangkat memiliki jalur komunikasi tersendiri. 

Selain itu, Switch memakai mode full-duplex sehingga pengiriman serta penerimaan data dapat berlangsung dalam waktu yang sama. Di sisi lain, hub bekerja dengan mode half-duplex sehingga proses komunikasi berjalan satu arah dalam satu waktu.

Baca Juga: Perbedaan Switch Manageable Dan Unmanageable, Pilih Mana?

3. Lapisan OSI yang Digunakan

Jika kita tinjau dari model OSI, perbedaan switch dan hub berada pada lapisan kerja yang berbeda. Hub beroperasi pada layer 1 atau Physical Layer. Pada tahap ini, perangkat hanya berurusan dengan sinyal fisik tanpa mengenali struktur data maupun alamat perangkat yang terhubung.

Switch bekerja pada Data Link Layer. Selain itu, switch mampu mengidentifikasi perangkat melalui alamat MAC. Ketika dua jaringan berada di bawah segmen yang berbeda, perlu perangkat pada layer 3 yang berperan sebagai router agar komunikasi antar-network dapat berlangsung.

4. Kapasitas Port dan Penggunaan Jaringan

Perbedaan hub dan switch ada pada kapasitas fisiknya. Hub umumnya menyediakan 4 hingga 12 port dan digunakan pada jaringan berskala kecil. Perangkat ini kini jarang digunakan karena keterbatasan dalam pengelolaan data.

Switch menyediakan jumlah port yang lebih banyak, umumnya 24 hingga 48 port. Karakteristik ini membuat switch lebih sering digunakan pada jaringan LAN modern yang melibatkan banyak perangkat dalam satu segmen jaringan.

Baca Juga: Perbedaan Router dan Switch, Contoh, dan Penjelasan Lengkapnya

Sudah Tahu Apa Bedanya Hub dan Switch?

Perbedaan hub dan switch terlihat dari cara kerja keduanya. Hub menyebarkan sinyal secara menyeluruh tanpa seleksi, sedangkan switch mengatur arah data agar tepat sasaran dan minim gangguan. Dengan memilih perangkat jaringan yang sesuai, Anda dapat menciptakan koneksi yang lebih tertata dan siap menghadapi kebutuhan digital harian.

Agar performa jaringan di rumah benar-benar terasa optimal, koneksi internet yang stabil menjadi faktor utamanya. Internet Rumah dari Internet Cepat menawarkan bandwidth full tanpa, sehingga koneksi tetap stabil untuk game online, live streaming, belajar daring, hingga kerja dari rumah.

Pilihan paketnya mulai 50 Mbps hingga 300 Mbps tersedia sesuai kebutuhan perangkat Anda. Selain itu, paket ini lengkap dengan dukungan teknis 24 jam dan layanan managed service. Untuk mulai berlangganan, Anda dapat langsung menghubungi WhatsApp +62 811 6330092 dan tim kami siap membantu.