• WhatsApp : +62 811 633 0092
Kenali Jenis Jenis Antena Jaringan, Kekurangan, & Kelebihannya!

Kenali Jenis Jenis Antena Jaringan, Kekurangan, & Kelebihannya!

Antena merupakan jenis alat yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima gelombang elektronik. Antena jaringan ini akan memancarkan dan menangkap sinyal WiFi yang jauh. Jenis jenis antena jaringan nirkabel juga memiliki desain yang berbeda dengan polarisasi dan gain yang berbeda pula. 

Oleh sebab itu, Anda perlu memahami spesifikasi, keunggulan, dan kekurangan dari masing-masing jenis antena agar tidak salah dalam memilih sesuai kebutuhan. Mari simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut!

Baca Juga: Apakah Fungsi Antena Wifi? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Jenis Jenis Antena Jaringan

Jenis antena dalam jaringan nirkabel terdiri dari beberapa tipe dan bentuk. Masing-masing juga memiliki fungsi dan cara pemasangan yang berbeda. Agar lebih jelas, berikut ini jenis jenis antena jaringan beserta kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda pahami sebelum memasangnya.

1. Antena Grid

Antena grid merupakan jenis antena wireless dengan desain yang menyerupai jaring. Frekuensi antena ini adalah sekitar 2,4 Ghz dan 5,8 Ghz dengan gain mencapai 27 dBi. Komponen utama pada antena grid antara lain reflector, pole, dan jumper. Polarisasi antena ini hanya satu arah atau ke arah tertentu saja.

Ada dua cara untuk memasang antena grid, yaitu secara vertikal dan horizontal. Keunggulan dari pemasangan vertikal adalah memiliki jangkauan yang jauh. Sedangkan kekurangannya memiliki beam yang sangat kecil sehingga perlu ketelitian saat pointing.

Sementara pemasangan horizontal memiliki beam sangat besar sehingga proses pointing cenderung lebih mudah. Namun, posisi ini mudah terkena interferensi dan jangkauannya pendek.

2. Antena Omni

Salah satu dari jenis jenis antena jaringan yang berfungsi sebagai mode pemancar dengan jangkauan luas adalah omni. Antena omni banyak digunakan sebagai hotspot yang memiliki dua macam frekuensi, yaitu frekuensi 2,4 Ghz dan 5,8 Ghz. Bentuk antena ini menyerupai tongkat dengan arah pemancar ke segala arah atau 360 derajat.

Adapun kelebihan antena omni, yaitu memiliki frekuensi jaringan 360 derajat, proses membuatnya mudah, dan tidak membutuhkan banyak biaya. Meski demikian, jenis ini membutuhkan waktu lama untuk koneksi ke internet karena perlu membagi sinyal di jaringan 360 derajat tersebut.

Baca Juga: Posisi Antena WiFi yang Benar untuk Sinyal Internet yang Kencang

3. Antena Yagi

Jenis antena jaringan satu ini sangat cocok digunakan sebagai mode client yang diarahkan ke pemancar, seperti ke antena omni. Pasalnya, antena yagi memiliki dua macam frekuensi, yaitu 2,4 Ghz dan 5,8 Ghz. Komponen utama antena ini antara lain driven, reflektor, dan direktor. Sedangkan bentuknya menyerupai tulang ikan.

Kelebihan dari antena yagi adalah penguatan dapat diatur sesuai kebutuhan, menggunakan prinsip antena direksional, dan bisa digunakan pada frekuensi tinggi. Sementara kekurangannya adalah membutuhkan bahan untuk merangkai yang cukup banyak dan penghitungannya relatif sulit.

4. Antena Sectoral

Antena sectoral sebenarnya mirip dengan antena omni. Bedanya, arah pancaran atau polarisasi sinyal antena sectoral hanya mencapai 180 derajat saja. Jaringan antena ini memiliki gain sekitar 10-19 dBi dan termasuk tipe jaringan Point to Point (PTP) dan Point to Multipoint (PTMP).

Jenis antena dalam jaringan nirkabel tipe sectoral memiliki biaya yang relatif rendah, relatif lebih aman, dan reliabilitas baik. Namun, antena sectoral memiliki kelemahan pada konfigurasinya, mobilitas yang kurang, dan kurang fleksibel apabila terdapat ekspansi.

Baca Juga: Jenis Antena WiFi, Fungsi, dan Jangkauannya

Sudah Bisa Membedakan Jenis Jenis Antena Jaringan?

Intinya, antena jaringan memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda-beda. Namun, Anda bisa memilih mana jenis antena yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, secara garis besar antena jaringan nirkabel terbagi menjadi dua, yakni antena omnidirectional dan directional

Omnidirectional memiliki arah pancaran ke segala arah atau 360 derajat. Sedangkan antena directional hanya satu arah tertentu saja. Nah, selain memilih jenis antena yang cocok, Anda juga perlu memastikan memiliki koneksi internet yang stabil. 

Anda ingin pasang internet rumah tanpa batas kuota? Internetcepat.id bisa jadi solusi! Dengan dukungan teknis 24 jam setiap hari, Anda akan mendapatkan pelayanan terbaik untuk kebutuhan jaringan internet yang cepat dan stabil. Tunggu apa lagi? Dapatkan penawaran terbaiknya sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *